| Pencipta Aikido |
|
Halaman 1 dari 6 Di suatu daerah yang bernama Tanabe (sekarang Wakayama), Morihei Ueshiba lahir pada tanggal 14 Desember 1883 dari pasangan Yoroku, seorang tuan tanah yang berdarah Samurai, dan Yuki, seorang wanita yang religius dan mempunyai ketertarikan yang tinggi terhadap seni.Seperti kebanyakan anak tuan tanah kaya lainnya, Ueshiba kecil cenderung menjadi anak rumahan. Ia lebih suka belajar dan membaca buku di rumah. Pada usia delapan tahun, Ueshiba sudah mempelajari karya-karya Cina klasik di bawah asuhan seorang pendeta Shingon. Ia sangat tertarik dengan ritual Budhisme dan dongeng-dongeng legenda kuno. Ia bercita-cita pada suatu hari kelak ia ingin menjadi pendeta budha. Keinginan Ueshiba kecil untuk menjadi orang yang kuat tumbuh perlahan-lahan, manakala sering dilihatnya ayahnya diserang oleh sekelompok orang di rumahnya. Mereka adalah lawan politik ayahnya. Ia sangat ingin bisa melempar orang-orang tersebut setiap kali mereka mengganggu ayahnya.
Morihei Ueshiba adalah orang yang cerdas. Ia mempunyai bakat istimewa dalam matematika. Setelah lulus dari Institut Yoshida, ia bekerja sebagai pegawai kantor pajak. Karena prestasinya yang bagus, ia dipercaya untuk menangani suatu jenis pajak baru yang dikenakan pada kaum petani dan nelayan. Namun begitu ia merasa bahwa pajak baru tersebut sangatlah memberatkan para petani dan nelayan. Ia akhirnya malah bergabung dengan gerakan penentang kebijakan kaum legislatif saat itu yang dinilai berat sebelah. Konsekuensinya, Ia keluar dari tempatnya bekerja.
|
||||||||