Aikido dan Organisasi Nasionalnya
Beberapa tahun yang lalu [1997] di Indonesia masih tidak dikenal apa itu Aikido, apalagi organisasi aikidonya. Bahkan pernah seorang yang bertanya kepada saya, Aikido itu 'binatang apa?'... tolong jelaskan kepada saya apa itu Aikido dan bagaimana organisasinya di Indonesia, jangan-jangan organisasi gelap dan terlarang? Hingga saat ini masih tertanam dibenak saya bentuk pertanyaan sentimen tersebut, dan sependek pengetahuan saya hingga saat ini masyarakat luas masih belum memahami apa itu Aikido dan organisasinya. Aikido bukan binatang, bukan organisasi, bukan alat / instrumen, melainkan suatu ajaran Seni-Bela-Diri yang memiliki nilai filosofi luhur yang diciptakan oleh [almarhum] Morihei Ueshiba. Sedangkan organisasi Aikido merupakan sekumpulan orang-orang yang mengurusi dan/atau menjalankan agar kegiatan pendidikan dan pembinaan seni bela diri aikido agar dapat terlaksana bagi masyarakat Indonesia, sehingga bisa terjadi dalam suatu organisasi Aikido akan diurus oleh beberapa orang yang sesungguhnya orang itu tidak mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan Seni Bela diri Aikido, walau hal ini biasanya amat-langka dan sangat jarang terjadi.
Selengkapnya...
 
Foto Hari Ini : Peresmian Aikido Semarang

 aikido semarang.jpg

(Indonesiaaikikai.com, /24/10/2010 B.A.) Aikido Semarang dojo Mpu Tantular, berlokasi di jalan Mpu Tantular, Bubakan - Semarang,  resmi berdiri pada tahun 2000. Hadir dalam peresmian dojo baru tersebut perwakilan dari Jakarta; Rista Liando, Katri hendratmo, dari Jogjakarta; Agus Suharti, Laddy Lesmana, dari Solo; Alan Sarwono, Bambang Ali, dihadiri pula oleh Satoru Sigekoshi Sensei (Dan 5) yang saat itu merupakan pelatih dari Jepang yang ada di Indonesia atas prakarsa Japan Indonesia Cooperation Agency (JICA). Tuan rumah, Mr. Teguh Santoso (dojo cho) dan Petrus Hamdani (instruktur), mengundang peran serta para undangan untuk turut memeriahkan peresmian dojo dengan embukai dan gashuku.

Selengkapnya...
 
Melihat Tingkatan “Sabuk” dari sudut pandang “Do (Tao)”
seishiro_endo.jpg
 
 
 
 
   
      
" Kenaikan tingkat adalah sebuah alat untuk mengevaluasi kemampuan seseorang dan kemajuannya secara obyektif dengan satu set standarisasi. Namun, saya percaya bahwa sudut pandang semacam itu tidak relevan untuk mencari Tao. Karena seberapa jauh atau seberapa dalam seseorang telah berjalan merupakan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat internal yang hanya bisa dijawab oleh si praktisi. Saya akhirnya percaya bahwa tidak mungkin untuk mengukur kedalaman setiap orang dengan apa yang mereka jalani dengan menggunakan satu standarisasi tetap."
 ***
Selengkapnya...
 
Ketika Rei Sudah Tidak Lagi Dibutuhkan
 
Subjek judul tadi sekilas lewat di pikiran saya, yang langsung bertanya apa jadinya ketika Rei sudah tidak lagi diperlukan? Ketika seseorang akan memasuki dojo [ruangan berlatih] biasanya orang ini dalam posisi berdiri akan menundukkan setengah badan dan memberikan hormat. Demikian pula ketika ia akan masuk ke tatami, akan memulai berpasangan untuk berlatihan, juga setelah selesai berpasangan, mereka akan melakukan Rei dalam posisi seiza [duduk / ala Jepang ; baca : cara Aikido]. Begitu pula ketika seorang instruktur yang memanggil muridnya untuk maju ke depan, ketika akan memberikan contoh teknik, si-instruktur [guru] akan memulai terlebih dahulu dengan rei dalam posisi seiza, dan setelah si-instruktur selesai memberikan contoh, dia akan menutup dengan rei dalam posisi seiza kembali. Sadar atau tidak sadar, sesungguhnya gerakan terbanyak ketika kita latihan didojo adalah gerakan REI yaitu gerakan memberikan penghormatan dengan menunduk dalam posisi seiza atau duduk, coba deh amati dan hitung berapa kali anda melakukan rei dibanding melakukan teknik ketika di dojo.
 
Jika kita renungkan apa sih makna rei menurut pemahaman sehari-hari ketika berlatih Aikido? Rei adalah suatu bentuk penghormatan, permohonan, permintaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dari hati yang tulus dan penuh komitment dari si-pelaku REI kepada orang lain [teman pasangan berlatih, baik terhadap pasangan junior, senior, maupun kepada instruktur ataupun shihan sekalipun.
Selengkapnya...
 
Gasshuku 2009; Harmonisasi Dalam Keberagaman
gashuku aikido ciloto 2.jpg(Ciloto, 19/12/2009 Pradityo) Bulungan Aikido Dojo (Jakarta) sukses menyelenggarakan Gasshuku pada Jumat dan Sabtu, 18-19 Desember 2009. Latihan bersama yang berlokasi di Padepokan Judo Ciloto tersebut pertama kali diselenggarakan oleh Bulungan Aikido Dojo pada tahun 1995. Setelah itu, program tersebut sempat non-aktif karena kekosongan pengurus. Sejak tahun lalu, Bulungan Aikido Dojo melakukan reformasi kepengurusan dan mulai mengaktifkan kembali program Gasshuku. Tidak hanya para anggota dari Bulungan Aikido Dojo yang berpartisipasi dalam Gasshuku kali ini, namun anggota-anggota dari Mori Aikido Dojo , Lotus Aikido Dojo , dan Meguri Aikido Dojo juga mengikuti kegiatan rutin tahunan itu dengan total jumlah peserta mencapai 76 orang.
 
Sesi latihan terbagi dalam 4 sesi pada hari pertama dan 1 sesi pada hari kedua yang berlangsung sejak kedatangan para peserta di lokasi pada pukul 09.30 wib. Para instruktur pengisi sesi latihan, yaitu sebagai berikut.
Selengkapnya...
 
Calon Peserta Ujian Yudansha 2010

Berdasarkan surat Keputusan Peserta Ujian Yudansha yang diterbitkan oleh Sekretaris Jenderal dan Ketua Dewan Guru YIA nomor 2009/12/17/SK/SJ/PIA, berikut ini diinformasikan daftar calon peserta ujian yudansha YIA 2010.

  • Calon peserta ujian SHODAN
 No. Nama Dojo Kota
 1. Gunarto Aikikenkyukai Ekamant
Bekasi
 2. Chaerudin Aikikenkyukai Kelapa Gading
Jakarta
 3. Vero Yang
Aikikenkyukai Mediterania
Jakarta
 4. Zulfikran Adijaya
Aikikenkyukai Mediterania
Jakarta
 5. Nanang S. Tricahyo
Aikikenkyukai Sukasari
Bogor
 6. Riwayagun
Aikikenkyukai Sukasari
Bogor
 7. Achmad Rachmat S. Sudjai
Bandung
Bandung
 8. Rifani Sjarif
Bandung
Bandung
 9. Novianto
Bintaran Wetan
Yogyakarta
 10. Muna Waryanto
Bulungan
Jakarta
 11.
Setia Budi Siswanto
Bulungan
Jakarta
 12. Sjafarina Sisdjiatno
Bulungan
Jakarta
 13. Roijke Soedharma
Bumi Serpong Damai
Tangerang
 14. Ryuichi Gautama Maeda
Cempaka Putih
Jakarta
 15. Yudi Pratama
IBII
Jakarta
Selengkapnya...
 
Jozef Poetiray dan Aikido
poetiray.jpg(Bandar Lampung, 08/11/09 B.A.) "Jika bukan karena selangkah kaki, mungkin perjalanan seribu mil tak akan dimulai". Mungkin ini bisa mewakili bagaimana Yayasan Indonesia Aikikai (YIA) bisa berdiri dan berkembang hingga sekarang. Beberapa orang telah melangkahkan kakinya untuk memeras keringat menimba ilmu aikido, beberapa yang lain mencurahkan pikiran dan tenaga untuk pembentukan organisasi, dan kemudian beberapa generasi telah turut membesarkan YIA.
 
Jozef Izaak poetiray adalah salah satu dari mereka. Namanya tercatat sebagai salah satu dari para pendiri YIA. Mungkin tidak banyak orang tahu, bagaimana liku-liku hidup seorang Jozef Poetiray, yang sehari-harinya akrab di sapa dengan nama Pak Cok, sehingga dirinya menjadi sejarah yang tak terlepaskan dari perjalanan YIA.
 
indonesiaaikikai.com berkesempatan menemui Jozef Poetiray di sela-sela kegiatannya menguji penurunan kyu di O Hime dojo Bandar Lampung. Pemegang peringkat Dan 5 aikikai ini begitu antusias bercerita tentang sekelumit sejarah hidupnya, perjalanannya ke Jepang, bertemu dengan aikido dan berdirinya YIA. Meski usianya menjelang senja, namun semangat pria berusia 72 tahun ini masih berapi-api ketika bercerita tentang aikido. Berikut petikan wawancara antara indonesiaaikikai.com dengan Jozef Poetiray atau Pak Cok.
Selengkapnya...
 
Pendaftaran Ujian Yudansha 2010

Berdasarkan surat edaran Sekjen YIA tertanggal 28 Oktober 2009, no: 2009/10/28/01/SP/SJ/PIA, diberitahukan kepada semua dojo dan anggota aikido yang terafiliasi ke Yayasan Indonesia Aikikai tentang pendaftaran Ujian Yudansha 2010.

Syarat Pendaftaran adalah sebagai berikut:

  1. Mengirimkan karya tulis. (format terlampir )
  2. Mengirimlan Formulir Ujian Dan-Kyu.

Bagi peserta ujian yudansha setingkat Dan 1 (shodan), persyaratan tambahan adalah:

  1. Mengirimkan Formulir Registrasi Aikido Hombu.
  2. Mengirimkan Formulir Permohonan Kartu Yudansha Internasional.
  3. Mengirimkan foto berwarna ukuran 3 X 4 cm sebanyak 2 (dua) lembar.
Selengkapnya...
 
Himbauan Sekjen YIA : Harmoni

ai grey.jpgSekjen YIA melalui surat edaran tertanggal 20 Oktober 2009, No: 2009/10/20/001/SJ-PIA, menghimbau kepada seluruh anggota aikido yang tergabung dalam Perguruan Indonesia Aikikai dan terafiliasi ke Yayasan Indonesia Aikikai untuk menjaga harmoni. Berikut petikan isi surat edaran yang dimaksud.

 

Kepada Yth. Seluruh anggota Perguruan Indonesia Aikikai dan Yayasan Indonesia Aikikai

                   di tempat

Dengan hormat,

Memperhatikan  situasi Perguruan Indonesia Aikikai (PIA) dan YAyasan Indonesia Aikikai (YIA) akhir-akhir ini dimana telah terjadi perselisihan yang berakhir dengan perpecahan yang mana tidak sesuai dnegan prinsip dasar Aikido yaitu harmoni yang bersifat universal, maka bersama ini kami mengajak kepada seluruh anggota PIA dan YIA untuk mengutamakan prinsip dasar tersebut.

Kami sadar bahwa sebagai organisasi, PIA dan YIA masih memiliki banyak kekurangan. Namun, inilah hakikat sebuah organisasi. Organisasi adalah sesuatu yang dinamis. Sesuatu yang terus berkembang seiring dengan kebutuhan setiap masa.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 17 dari 18

Website Links

Sekilas Info

aikido_bulungan_jakarta.jpg

Aikido dojo Bulungan mengundang partisipasi aikidoka se-jabodetabek untuk menghadiri gashuku aikido dan ujian penurunan kyu yang diselenggarakan oleh dojo Bulungan. Gashuku aikido terbuka untuk umum: baik member dojo Bulungan, member dojo yang terafiliasi ke dojo Bulungan, atau aikidoka non member.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Detil acara tersebut adalah sebagai berikut.

Langganan Info

Info Indonesia Aikikai


Terima HTML?
Bergabung untuk menerima info reguler dari YIA

Advertisement
Saat ini ada 2 tamu online
Advertisement

Kunjungan